Cara menghilangkan komedo pada wajah

Sebelum menghilangkan komedo yang ada diwajah anda, sebaiknya anda mengetahui beberapa hal berikut ini. Bahwa sebenarnya komedo terdiri dari 2 jenis. Pertama,Blackhead (komedo yang terbuka) terlihat pori2 yang membesar dan menghitam. Yang berwarna hitam tersebut adalah penyumbat pori yang berubah warna karena teroksidasi dengan udara. Kedua,Whitehead, yakni komedo tertutup. Memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga seperti ada tonjolan putih kecil di bawah kulit.

Nah dengan mengenali jenis komedo yang ada di wajah anda, teknik cara menghilangkan komedo akan lebih terfokus dengan jenis komedo yang ada.

Timbulnya komedo disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebih pada kulit. Penyumbatan seperti ini terjadi jika anda tidak rajin membersihkan kulit wajah, sehingga sel-sel kulit mati tersebut menumpuk di permukaan kulit sehingga menutup pori-pori dan terjadilah penyumbatan. Ada beberapa teknik Cara Menghilangkan Komedo dengan Mudah. Asal anda telaten melakukannya,masalah komedo di wajah anda bisa diatasi.

Tips Cara Menghilangkan Komedo

  1. Hindari penggunaan kosmetik berbentuk krim dan minyak yang dapat meningkatkan peluang terjadinya komedo.
  2. Berikan wajah Anda uap setidaknya seminggu sekali. Tempatkan wajah Anda di atas mangguk berisi air mendidih agar uap air menyentuh kulit wajah. Untuk mendapatkan uap secara maksimal, tutup kepala Anda dengan handuk. Lalu, gunakan campuran madu dan gula untuk melakukan scrubbing. Cara ini akan menghilangkan komedo sekaligus melembutkan kulit Anda.
  3. Pengelupasan merupakan langkah penting untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Ini membantu menyingkirkan kulit mati yang menimbun di pori-pori kulit penyebab komedo dan jerawat.
  4. Bagi pemilik kulit berminyak, cobalah gunakan masker yang berbahan tanah liat guna mengurangi minyak di kulit. Pilih masker yang tidak mengandung mint, peppermint atau bahan penyebab iritasi lain. Lebih baik gunakan bahan yang tak mengandung tambahan aroma.
  5. Buatlah masker pembasmi komedo dengan mencampur air jeruk nipis, minyak almond dan gliserin. Oleskan pada wajah selama beberapa menit. Ini tidak hanya akan membantu menghilangkan komedo, tetapi juga menyingkirkan noda hitam bekas jerawat pada wajah.
  6. Lembabkan wajah dengan menempelkan kain basah hangat setiap malam selama 15 menit. Ini akan mengangkat sel-sel kulit mati, kotoran, dan partikel lainnya menyumbat pori-pori. Setelah digunakan, rebus kain dalam air mendidih untuk membunuh kuman dan bakteri.
  7. Hangatkan sedikit madu lalu oleskan pada wajah yang berkomedo. Cuci wajah setelah 10 menit. Madu bertindak sebagai pelembab alami sekaligus mengangkat komedo.

Jika anda melakukan metode di atas dengan konsisten, saya yakin masalah komedo di wajah anda pelan-pelan akan hilang. Rajinlah merawat wajah anda agar wajah tetap terlihat segar sehingga anda akan menjadi lebih percaya diri. Semoga Tips Cara Menghilangkan Komedo Dengan Mudah di atas bisa menjadi referensi buat anda.

http://caritauaja.info/knowledge/kesehatan/cara-menghilangkan-komedo-dengan-mudah

Kamu suka tidur?

oleh : Dr. Shah Nawaz Khan
The Review of Religions, April 1993

Semua mahluk hidup memerlukan istirahat setelah melakukan aktivitas / kegiatan, karena aktivitas tersebut menggunakan jaringan sel hidup sehingga akan timbul kerusakan pada jaringan tersebut, istirahat ini bertujuan untuk memperbaiki kerusakan yang dimaksud. Selama kita tidur, tubuh mengganti sel-sel yang rusak dengan yang baru dan limbah serta uap kotor yang terjadi pun dibuang. Tidur ini tidak hanya diperlukan oleh manusia dan hewan saja, tumbuh-tumbuhan pun memerlukannya. Sebagai contoh saja, pada siang hari tumbuhan bunga matahari daun-daun kelopak bunganya terbuka dan menutup kembali pada waktu senja menjelang malam hari.

Malam hari adalah waktu terbaik untuk tidur. Hal ini bukanlah masalah kebiasaan saja bahwa orang-orang yang bekerja pada siang hari akan tidur pada malam hari, namun secara alamiah terlihat bahwa siang hari lebih cocok untuk bekerja dan waktu malam digunakan untuk beristirahat/tidur. Pelaksanaan diluar aturan alamiah ini akan menimbulkan suatu beban yang lebih besar dan menghasilkan kondisi yang tidak sehat. Sebagai buktinya adalah bahwa para penjaga malam, dan bintang-bintang sinema yang bekerja di malam hari sebagai konsekwensinya harus tidur di siang hari, hal demikian dapat membuat suatu pengaruh yang dapat mengganggu kesehatannya.

Tidur mempengaruhi metabolisme tubuh dan merangsang daya asimilasi, itulah sebabnya jika tidur berlama-lama malah tidak sehat, karena tubuh kita menyerap / mengasimilasi limbah dan uap-uap kotor lagi, sehingga jika kita tidur kelamaan maka akibatnya kita bukannya menjadi segar bersemangat tetapi malah loyo. Disarankan untuk menata selang-selang (periode) aktivitas dan istirahat menjadi lebih pendek.

Contoh yang terbaik adalah apa yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW, beliau biasanya pergi tidur tidak terlalu malam kemudian bangun beberapa saat setelah lewat tengah malam untuk melakukan shalat Tahajjud, besoknya beberapa saat menjelang tengah hari beliau tidur sejenak.

Ada juga orang-orang yang menyarankan agar pergi tidur larut malam kemudian bangun terlambat, hal seperti ini praktis tidak alamiah. Kita mengetahui bahwa hewan pun termasuk burung-burung bangun di awal waktu pagi, Seorang Muslim diperintahkan untuk bangun awal dan menjalankan shalat subuh dan praktek seperti ini adalah selaras dengan keadaan alami sehingga menyehatkan.

Tidur berbaring dengan posisi telentang adalah kurang sehat,
karena menekan atau menyesakkan tulang punggung, bahkan kadangkala bisa menyebabkan kita ingin ke toilet/WC, juga tidur tengkurap atau menelungkup tidak praktis untuk pernapasan.

Banyaknya tidur pada sisi kiri badan (menghadap kekiri) bisa menggangu kesehatan kita, karena menghimpit jantung sehingga sirkulasi darah terganggu dan mengurangi pasokan darah ke otak, jika ini terjadi kita akan mengalami mimpi-mimpi sedih memilukan, mimpi buruk/seram (nightmares) bahkan berjalan dalam keadaan tidur (somnabulisme). 

Posisi tidur terbaik menurut sains adalah pada sisi kanan tubuh (menghadap kekanan).Fakta ini telah diuji melalui riset medis modern yang panjang untuk membuktikan kebenaran ajaran Islam yang berkualitas wahyu, sebagaimana Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan kepada para pengikut beliau untuk tidur berbaring pada sisi badan bagian kanan.

Dalam posisi tidur diusahakan agar kepala menghadap ke Utara dan kaki mengarah ke Selatan, sehingga tubuh tidak menolak arus/medan magnet konstan mengaliri sekujur tubuh dari kutub magnetik Utara menuju ke Selatan dan ‘terhubung’ lancar ke sistem syaraf kita.

Perlu diketahui & diingat sehubungan dengan fenomena tidur ini, yaitu jika terdapat suatu keinginan, niat, ide didalam fikiran kita sebelum tidur maka hal-hal tersebut secara latent mengendap didalam alam bawah sadar kita sepanjang malam dan tanpa disadari akan mempengaruhi pikiran dan tindakan kita.

Sebagai contoh, jika seorang anak kecil tertidur dalam keadaan menangis maka pada umumnya saat anak itu bangun dia akan menangis lagi. Selanjutnya, jika seorang bayi jatuh tertidur ketika sedang menyedot susu, ia juga akan membuat gerakan yang serupa ketika terbangun. Oleh sebab itu, kita dianjurkan agar mengarahkan perhatian kita sebelum tidur pada hal-hal yang berhubungan dengan moral dan spiritual..

Rasulullah Muhammad SAW menyuruh kaum Muslim untuk membaca dan merenungkan ayat-ayat Al Quran, yaitu ayat Kursi dan tiga surah terakhir dari Al Quran sebelum tidur. Ayat-ayat tersebut tidak untuk dirapalkan seperti jampi-jampi atau mantera.

Sebagaimana dapat diketahui, ayat-ayat tersebut banyak berbicara mengenai keagungan dan keindahan sifat-sifat Tuhan, dan hal ini akan memberikan kesan yang dalam serta kuat di alam fikiran kita. Merenungkan sifat-sifat keTuhanan tersebut akan membersihkan dan meninggikan ruhani serta mendapat perlindungan Allah SWT terhadap segala godaan setan dan hal-hal yang merugikan. Praktek seperti ini jika kita laksanakan dengan baik maka akan menjadi sumber yang besar bagi kekuatan moral.

Tidak dianjurkan langsung tidur setelah makan malam.
Ada pepatah lama mengatakan : berjalanlah sejauh 1 mil setelah makan malam, raihlah kebaikan untuk selamanya. Islam juga menganjurkan kita agar secara khusus menjalankan shalat Isya berjamaah di masjid. Perintah ini baik bagi jiwa maupun raga.

Sulit tidur atau tidur dengan kualitas yang buruk sering juga menjadi penyebab dan pendamping penyakit syaraf atau penyakit jiwa. Oleh sebab itu penting sekali untuk mendapatkan istirahat yang baik di malam hari. Sulit tidur bisa diatasi dengan suatu niat untuk tidur. Terdapat beberapa faktor yang membantu kita tidur, antara lain yaitu kebersihan tempat tidur, mandi air hangat, minuman hangat dsb.

sumber :
http://www.alislam.org

gambar :
sleepeducation.net.au
gph-blog.blogspot.com

Keajaiban Puasa Ramadhan: Pembaruan Struktur Otak & Relaksasi Sistem Saraf

JAKARTA (voa-islam.com) – Selama sebulan puasa selama Ramadhan, umat Islam jalani runititas sahur, menahan diri dari makan, minum & seks, serta amalan ibadah. Penelitian menunjukkan bahwa pengaturan dan pembatasan asupan kalori meningkatkan kinerja otak. Subhanallah, puasa Ramadhan terbukti bermanfaat untuk membentuk struktur otak baru dan merelaksasi sistem saraf.

Otak merekam kegiatan yang dilakukan secara simultan. Begitu juga dengan aktivitas puasa. Selama satu bulan, tubuh diajak menjalani rutinitas sahur, menahan diri dari makan, minum, dan seks, kemudian berbuka di petang hari serta menjalankan ibadah Ramadan lainnya.

Berpuasa menjadi bagian dari perintah agama. Sementara itu agama dan spiritualitas merupakan bentuk perilaku manusia yang dikontrol otak. Ketua Centre for Neuroscience, Health, and Spirituality (C-NET) Doktor Taufiq Pasiak mengatakan bahwa puasa menjadi latihan mental yang berkaitan dengan sifat otak, yakni neuroplastisitas. “Sel-sel otak dapat mengalami regenerasi dan membentuk hubungan struktural yang baru, salah satunya karena latihan mental yang terus-menerus,” kata Taufik.

Bahasa awamnya, kata dia, apabila seseorang melakukan perbuatan baik secara terus-menerus, struktur otaknya akan berubah. Waktu yang dibutuhkan untuk mengubah sel saraf itu minimal 21 hari. Menurut Taufik, puasa adalah latihan mental yang menggunakan perantara latihan menahan kebutuhan fisik (makan, minum, seks).

…Apabila seseorang melakukan perbuatan baik secara terus-menerus, struktur otaknya akan berubah…

Selain membentuk struktur otak baru, Taufik menjelaskan bahwa puasa merelaksasi sistem saraf, terutama otak. Tetapi ada perbedaan mendasar antara relaksasi sistem pencernaan dan sistem saraf. Selama puasa, sistem pencernaan benar-benar beristirahat selama sekitar 14 jam, sementara di dalam otak orang yang berpuasa justru terjadi pengelolaan informasi yang banyak.

Contohnya, kata dia, otak dapat mengingat dengan baik di saat tenang dan rileks. Ketika tidur, biasanya orang bermimpi. Kenapa? Karena di waktu ini otak hanya menerima dan mengelola informasi yang berasal dari dalam dirinya. Di dalam Al-Quran, menurut Taufik, ada istilah an-nafsul-muthmainah(jiwa yang tenang) karena memang dalam suasana tenang orang dapat berpikir dengan baik dan memiliki kepekaan hati yang tajam. “Ketenangan membuat kita tidak reaktif menghadapi permasalahan,” katanya.

Luqman Al-Hakim pernah menasihati anaknya, “Wahai anakku, apabila perut dipenuhi makanan, maka gelaplah pikiran, bisulah lidah dari menuturkan hikmah (kebijaksanaan), dan malaslah segala anggota badan untuk beribadah.”

Otak terdiri atas triliunan sel yang terhubung satu dengan lainnya. Di dalamnya bisa disimpan 1 miliar bit memori atau ingatan. Ini sama dengan informasi dari 500 set ensiklopedia lengkap.

Di dalam otak, ada sel yang disebut sebagai neuroglial cells. Fungsinya sebagai pembersih otak. Saat berpuasa, sel-sel neuron yang mati atau sakit akan ‘dimakan’ oleh sel-sel neuroglial ini. Fisikawan Albert Einstein dikenal sebagai orang yang suka berpuasa. Ketika mendonasikan tubuhnya, para ilmuwan menemukan sel-sel neuroglial di dalam otak Einstein 73 persen lebih banyak ketimbang orang kebanyakan.

….Penelitian Universitas Harvard, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa pengaturan dan pembatasan asupan kalori meningkatkan kinerja otak…

Sebuah penelitian yang dilakukan John Rately, seorang psikiater dari Universitas Harvard, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa pengaturan dan pembatasan asupan kalori meningkatkan kinerja otak. Dengan alat functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI), Rately memantau kondisi otak mereka yang berpuasa dan yang tidak. Hasilnya, orang yang shaum memiliki aktivitas motor korteks yang meningkat secara konsisten dan signifikan.

Taufik mengatakan bahwa puasa adalah salah satu bentuktazkiyatun nafs (menumbuhkan nafsu) dan tarbiyatun iradah(mendidik kehendak). Karena itu, sejak niat puasa, perilaku selama berpuasa dan ritual-ritualnya berada dalam konteks memperbaiki nafsu, menumbuhkan, kemudian mengelola kemauan-kemauan manusia. [taz/tin]

sumber : http://www.voa-islam.com

Nyamuk Malaria Menyukai Bau Kaki Manusia

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Wageningen University and Research Centre menyatakan bahwa nyamuk malaria memanfaatkan CO2 dari udara dikeluarkan oleh manusia dari jarak jauh. Peneliti Remco Suer menemukan bagaimana nyamuk malaria betina menggunakan bau kaki yang berjarak beberapa meter darinya untuk membimbing mereka ke bagian tubuh manusia yang mudah untuk ditusuk.

Nyamuk malaria Afrika, Anopheles gambiae, menggunakan organ penciuman mereka yang terdiri dari dua antena, dua mulut (palps rahang atas) dan belalai, untuk mencari inang  yang menyajikan makanan berupa darah. Dari jarak beberapa puluh meter nyamuk mendeteksi CO2 yang dihembuskan oleh manusia dan merupakan bagian dari udara . Namun, nyamuk malaria tidak mengikuti jejak CO2 ke sumbernya (mulut manusia) tetapi pada titik tertentu yang dekat dengan sumber atau dialihkan ke arah kaki, yang merupakan tempat gigitan favorit spesies nyamuk ini .

Kandidat PhD, Remco Suer dari kelompok Entomologi Wageningen University telah menemukan mekanisme untuk perilaku ini. Penelitian sebelumnya dalam proyek ini, didanai oleh Yayasan Bill dan Melinda Gates, menunjukkan bahwa bakteri yang hidup di kaki manusia memproduksi berbagai bau dan bau tersebut menarik bagi nyamuk malaria.
Suer Remco sekarang menunjukkan bahwa sembilan dari sepuluh kaki bau yang dia gunakan sebagai sampel terdeteksi oleh neuron penciuman nyamuk yaitu di bawah struktur rambut kaki manusia dan menyerupai mulut dari nyamuk malaria. Lebih penting lagi, dia menemukan bahwa terdapat 5 dari 10 bau mikroba yang mampu memblokir respon terhadap CO2. Dengan menghalangi sinyal CO2 nyamuk berhenti berorientasi terhadap CO2 dan mengalihkan perhatiannya dari berbagai bau kaki.

Peneliti melakukan penambahan CO2 tambahan dalam percobaan untuk mensimulasikan CO2 yang dihembuskan ke  udara. Sebuah stimulasi singkat 1 detik dengan konsentrasi tertinggi dari lima bau kaki secara terpisah mengakibatkan penghambatan lengkap respon CO2 untuk beberapa detik.

Dari puluhan neuron penciuman, hanya satu jenis neuron penciuman nyamuk yang mampu mendeteksi CO2. Neuron penciuman ini terkotak bersama dengan dua neuron penciuman lainnya berbentuk kepala pasak sensilla, struktur rambut seperti yang terdapat di mulut nyamuk. Dengan mendaftarkan respon dari neuron penciuman, Suer mampu menentukan deteksi nyamuk malaria  betina lewat bau kaki manusia. Dari sepuluh bau mikroba yang sebelumnya ditemukan sembilan tanggapan ditimbulkan dari ketiga reseptor penciuman pada mulut dan 5 dari mereka menghambat respon CO2. Dengan menghambat persepsi CO2, adalah mungkin untuk mengganggu perilaku nyamuk malaria mencariinang. Karena bakteri penyebab bau kaki bakteri menutup respon CO2 dan pada saat yang sama mengaktifkan neuron penciuman lain, sangat masuk akal bahwa bau ini menyebabkan pengalihan sinyal CO2 jarak jauh ke tempat yyang disukai oleh nyamuk yaitu kaki. Bau yang menghalangi reseptor CO2, mengaktifkan neuron penciuman lainnya, sehingga mengalihkan orientasi nyamuk malaria ke sumber bau lain, memiliki aplikasi potensial dalam sistem perangkap bau sebagai penghalang. Dengan menempatkan penghalang merilis inhibitor CO2, ada kemungkinan untuk memikat nyamuk malaria terhadap perangkap bau yang berisi campuran lainnya dari bau manusia yang lebih menarik.Perilaku percobaan menunjukkan bahwa pada jarak dekat bau ini memblokir efek CO2 dan bahkan meningkatkan daya tarik dari bau dasar. Ini berarti bahwa karena inhibitor ini CO2 tidak dapat digunakan sebagai repellents dan bahkan mengalihkan orientasi nyamuk untuk bau manusia jarak pendek.

sumber : http://edukasi.kompasiana.com

Tuli Akibat Bising di Zaman Modern

Pada awal maret 2009 kemarin, saya mengikuti seminar THT di Jakarta, ada sesuatu yang membuat saya tergelitik untuk menuliskan tentang Tuli terutama akibat bising di zaman sekarang ini.

Berdasarkan pengamatan dari Komite Nasional Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKt), mereka melakukan pengamatan kemungkinan adanya resiko gangguan pendengaran pada usia-usia yang lebih muda.

Dengan banyaknya tempat permainan anak-anak ( seperti time zone atau fun stations ), dilakukan pengukuran derajat kebisingan, ditemukan bahwa ternyata kebisingan di tempat ini berkisar antara 80 – 90 dB. Dimana jika kebisingan antara 85 – 90 dB dapat menyebabkan resiko ketulian ( apabila terpapar kebisingan untuk jangka waktu tertentu ).

img-1

Dengan kemajuan teknologi untuk mendengarkan musik ( seperti ipod, mp3 dll ), dengan memakai headset ( handsfree ), tanpa kontrol terhadap suara musik dan lamanya pemakaian, hal tersebut dapat beresiko terhadap pendengaran kita di kemudian hari.

listeningtoipod300x222gs4

Para pemain musik ( terutama musik keras ) dan pendengarnya, dimana musik yang di dengar melebihi kemampuan telinga untuk menerimanya ( umumnyamelebihi 100 dB ), juga mempunyai resiko terhadap gangguan pendengaran.

metalstylezy8

Ambang batas pendengaran kita menerima bunyi mempunyai batas, makin tinggi derajat kebisingan maka waktu aman bagi pendengaran juga makin sedikit ( seperti pada kebisingan 85 db hanya boleh selama 8 jam perhari, 90 dB selama 2 jam, kebisingan 95 dB selama 45 menit, 100 dB hanya boleh selama 15 menit ).

Oleh karena itu kita harus menyadari bahwa kemampuan telinga kita untuk mendengar itu ada batasanya.

sumber : http://d132a.wordpress.com

geotoolbar

Arsip